//Lavaya, Private & Premium Resort Pertama di Tanjung Benoa Bali

Lavaya, Private & Premium Resort Pertama di Tanjung Benoa Bali

Bali sejak lama dikenal sebagai surganya tempat wisata, di sana para pelancong bisa menemukan beragam spot wisata yang masih alami dan menawarkan eksotisme pemandangan alam yang menakjubkan.

 Karena keindahan alamnya, tak heran Bali kini menjadi kawasan yang paling banyak menyedot perhatian wisatawan mancanegara. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang Januari hingga November 2018 jumlah wisatawan yang masuk melalui Bandara Ngurah Rai Bali mencapai 5,7 juta orang atau 43 % dari total 13,42 juta wisman ke Indonesia.

Kondisi ini pun akhirnya ditangkap sebagai sebuah peluang yang cukup menjanjikan oleh para pengembang properti. Mereka berbondong-bondong datang ke Pulau Dewata dan menanamkan investasinya untuk membangun beragam hunian privat atau sewa,salah satunya adalah PT Properti Bali Benoa (Ganda Land Group) yang membangun sebuah proyek properti yang diberi nama Lavaya.

Lavaya sendiri sebenarnya sebuah proyek privat serta premium residence & resort pertama di kawasan Tanjung Benoa, Nusa Dua, Bali. Proyek ini dibuat dengan total investasi sekitar Rp1 triliun dan dibangun di lahan seluas 2,3 hektar. Untuk harga jualnya sendiri terbilang cukup kompetitif yakni mulai dari  Rp1,3 hingga Rp1,7 miliar per unit.

Proyek ini ditawarkan melalui tiga bentuk residensial, yaitu pertama, Private Residence (apartemen) bagi konsumen dengan mengedepankan privasi tinggi.Kedua, Premium Residence (Condovilla) yang bisa dimiliki secara bersama (skema pembagian LOT). Skema penawaran ini dikelola oleh manajemen Lavaya. Ketiga adalah Hotel yang ditangani langsung AC Hotels Marriott.

Lokasi dibangunnya Lavaya ini cukup strategis, karena berada di Tanjung Benoa, sebuah kawasan  yang belakangan paling sering dikunjungi wisatawan. View proyek ini juga sangat indah, tepat berada di bibir pantai, jadi setiap penghuninya bisa langsung melihat indahnya sunset di balik gemerlap lampu jalan Tol Laut Bali. Pantai Tanjung Benoa juga dianggap lebih aman dengan kondisi ombak yang tidak terlalu tinggi karena lokasinya berada di tengah-tengah teluk.

Sekedar informasi, Ganda Land merupakan sebuah perusahaan properti yang dimiliki oleh Ganda Sitorus yang  juga telah berkolaborasi dengan Martua Sitorus co-founder Wilmar International. Duo pengusaha bersaudara ini telah mendirikan perusahaan patungan Gama Corporation yang merupakan kependekan dari Ganda dan Martua (Ga-Ma).

Gama Corporation adalah perusahaan multifungsi yang juga membangun bisnis properti. Salah satu proyek properti tersohor telah dibangun, yakni Gama Tower di Jl. HR. Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan. Gama Tower merupakan salah satu gedung tertinggi di Indonesia yang mencapai 64 lantai atau setinggi sekitar 288,6 meter, mengalahkan rekor gedung tertinggi yang sudah lama dipegang oleh Wisma BNI 46 setinggi 262 meter.

By |2019-01-31T04:51:03+00:00January 19th, 2019|News|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment